Pemkot Cimahi Pastikan Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih pada 6 Februari 2025

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi memastikan pasangan Ngatiyana-Adhitia Yudisthira akan dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi pada 6 Februari 2025.

Pasangan ini masuk dalam daftar gelombang pertama kepala daerah yang akan dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, mengingat tidak adanya sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Kepastian pelantikan ini disampaikan oleh Kepala Bagian Pemerintahan pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cimahi, Dessy Setiawati. Meski tanggal pelantikan telah ditetapkan, Pemkot Cimahi masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait teknis pelaksanaannya.

BACA JUGA: KPU Kota Bandung Pastikan Wali Kota Terpilih Dilantik 6 Februari

“Kalau untuk pelantikan, informasi yang sudah kami terima itu memang tanggal 6 Februari 2025 di Jakarta. Tapi untuk teknisnya kami masih menunggu arahan dari pusat,” ujar Dessy saat ditemui, Jumat (31/1/25).

Dessy menjelaskan, pihaknya telah menyelesaikan proses administrasi dengan menyerahkan nama Ngatiyana-Adhitia sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Sudah kami serahkan berkasnya awal Januari ke Biro Otda Pemprov Jabar. Dari Pemprov Jabar itu ke Kemendagri untuk proses pelantikan. Jadi sekarang kami tinggal menunggu pelantikan,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Cimahi Terpilih, Ngatiyana, menyatakan kesiapannya untuk mengikuti prosesi pelantikan di Jakarta. Ia juga merasa senang karena pelantikan tersebut akan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Kami dapat informasi dilantik pada 6 Februari 2025 di Istana Presiden. Kami siap mengikuti sesuai prosedur. Kita sangat sambut baik, kita ikuti karena ini perintah langsung Presiden,” ujar Ngatiyana.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan adanya rencana bagi kepala daerah yang telah dilantik untuk mengikuti pembekalan atau retreat, mirip dengan yang dilakukan oleh para Menteri Kabinet Merah Putih.

Retreat ini direncanakan berlangsung selama 10 hari di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

“Kami juga siap jika setelah pelantikan kita diretret di Magelang, informasi yang kami terima sekitar 10 hari,” tandasnya. (Mong)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan