JABAR EKSPRES – PT Martasandy Psychology Indonesia kembali buka layanan Psikologi Lapangan guna mempersiapkan kematangan mental para calon-calon aparat penegak hukum (APH), baik TNI, POLRI, maupun Sekolah Kedinasan.
Diketahui, psikologi lapangan menjadi bagian dalam pemilihan calon-calon aparatur negara, dan jadi tahapan tes guna pemenuhan kualitas siswa.
Direktur PT Martasandy Psychology Indonesia, Billy Martasandy Ph.D mengaku, hal ini merupakan bentuk dedikasi pihaknya kepada negara dalam menyiapkan taruna dan praja atau calon aparatur negara.
Baca Juga:9 Jam Terjebak One Way di Jalur Puncak, Wisatawan Ini Akhirnya Sewa OjolTips Praktis Agar Pakaian Cepat Kering dan Bebas Bau Apek di Musim Hujan
Lewat pelatihan ini, dirinya berharap, akan terbentuk kualitas para calon aparatur negara dari segi kesiapan mental maupun kematangan psikologi.
“Jadi, lewat psikologi lapangan ini, kita ingin membentuk para calon-calon TNI, Polri, atau sekolah Kedinasan agar memiliki karakter, mental, dan kematangan psikologi. Hal ini dilakukan agar kedepannya mereka jadi prajurit dan aparatur yang berkualitas,” kata Billy, Selasa (28/1)
Psikologi Lapangan sendiri merupakan salah satu bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang menganalisa proses terbentuknya mental manusia secara ilmiah. Maka dari itu, penting bagi calon taruna maupun praja memahami terkait sejauh mana kematangan mental maupun psikologis yang dimiliki.
Adapun terkait pelaksanaannya, tes psikologi lapangan bakal dilakukan mulai 30 Januari 2024. Selain itu, pelaksanaanya bakal dilakukan setiap 1 bulan sekali.
“Dengan dibukanya layanan psikologi lapangan ini, semoga kita bisa meningkatkan kepercayaan diri para calon-calon prajurit yang mempercayai kami,” ujar Billy.
Berbagai fasilitas pun disiapkan oleh PT Martasandy Psychology Indonesia. Hal tersebut yakni pematerian psikologi lapangan, praktek psikologi lapangan, hingga sarana prasarana menunjang.
Maka dari itu, dengan latarbelakang yang mumpuni. Tak usah ragu menggantungkan mimpi menjadi TNI, Polri, ataupun Kedinasan bersama PT Martasandy Psychology Indonesia. (Dam)
