Pemkab Bogor Hadirkan Program Spesial Ulang Tahun, Cek Kesehatan Gratis

PJ Bupati Bogor, Bachril Bakri saat meninjau program spesial kesehatan gratis. Foto : Diskominfo
PJ Bupati Bogor, Bachril Bakri saat meninjau program spesial kesehatan gratis. Foto : Diskominfo
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemkab Bogor berkomitmen untuk mewujudkan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang ke empat yakni meningkatkan kualitas SDM dan kesehatan masyakrat.

Pada program kesehatan masyarakat itu khususnya, akan mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis saat hari ulang tahun warga.

Program pemeriksaan kesehatan tersebut berencana terlaksana pada awal Februari 2025 mendatang.

Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri mengatakan, bagi masyarakat yang sedang berulang tahun hanya melampirkan KTP dan datang ke sarana kesehatan setempat untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Baca Juga:Pemkab Bogor Siap Subsidi Siswa ke Sekolah Swasta, Ini Syaratnya!Diduga Lompat dari Lantai 11, Seorang Pria Ditemukan Tewas di PVJ Bandung

“Apabila ada indikasi sakit, langsung bisa berobat sehingga bisa lebih sehat dan baik,” kata Bachril di Kantor Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/1).

Adanya program demikian, diharapkan dapat meningkatkan angka usia harapan hidup menjadi 75 tahun di Kabupaten Bogor.

Nantinya, sambung Bachril Bakri, saat warga yang melakukan periksa kesehatan gratis akan diskrining secara keseluruhan.

Dia melanjutkan, masyarakat hanya perlu mendaftar secara online lewat aplikasi satusehat mobile.

Tentunya, pendaftaran lewat cara tersebut sudah teringerasi dengan Dinkes dan Disdukcapil.

“Serta masyarakat bisa mendaftarkan melalui sistem atau datang langsung ke sarana kesehatan puskesmas,” lanjutnya.

Saat ini, Kabupaten Bogor menjadi yang pertama pada tingkat Jawa Barat dalam mengadakan rapat koordinasi pemeriksaan kesehatan gratis.

Baca Juga:Kerajinan Betrak Betruk, Berkah Sampah dan Kisah Komunitas Baraya SabarBI Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Positif di Tahun 2025

‘Menindaklanjuti arahan pak menteri kesehatan dan menteri dalam negeri untuk melakukan koordinasi dan kami sekarang melakukan rapat koordinasi kami minta narasumber dari Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya. (Reg/SFR)

0 Komentar