JABAR EKSPRES – Pemerintah optimis bahwa Indonesia dapat menjaga pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen di tahun 2025. Hal itu diakui Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Bukan tanpa alasan, Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu menyebut kondisi Indonesia yang tengah menghadapi ragam tantangan ekonomi global di tahun kemarin, namun mampu menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen menjadi alasan kepercayaan diri itu muncul.
Sepanjang tahun 2024 Indonesia menghadapi berbagai tantangan ekonomi, mulai dari volatilitas harga komoditas, suku bunga tinggi di sejumlah negara maju, serta pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang masih di bawah ekspektasi.
Baca Juga:Capaian Retribusi Pasar 77 Persen, Kadis KUKMP: Banyak Kendala di LapanganSebut Belum Berencana Tahan Hasto, Ketua KPK Ungkap Ini Alasannya!
Untuk itu, Airlangga meyakini bahwa pemerintah dapat menjaga pertumbuhan ekonomi di angka 5 persen tahun ini, eiring dengan PMI manufaktur atau Purchasing Managers Index (PMI) yang masih ekspansi. Hingga indeks konsumen dan indeks penjualan riil yang juga tumbuh positif.
“Kalau kita lihat dari indikasi PMI di bulan Desember, kita dalam pertumbuhan di mana ekspansi 51,2 persen. Selain itu, indeks konsumen serta indeks penjualan riil juga tumbuh positif,” paparnya.
“Jika melihat geopolitik, kawasan mana yang memberikan perdamaian dan stabilitas di luar ASEAN atau Indo Pasifik. Anda pasti tahu Eropa, mereka punya banyak masalah, masih punya banyak masalah dengan Ukraina. Dan tentu saja, di Timur Tengah, sejauh ini belum ada perdamaian. Dan dengan AS, saya pikir ketegangan di Kanada dan Meksiko akan meningkat,” beber Airlangga.
