JABAR EKSPRES – Dalam beberapa hari terakhir, warga yang tinggal di sekitar Tempat Pengolahan Sampah Sementara (TPS) Kamisama, Kota Banjar, mengalami gangguan serius akibat bau sampah yang membusuk. Hal ini disebabkan tidak diangkutnya sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cibeureum selama hampir seminggu karena kendala dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar.
“Kami menerima sampah per harinya 4 sampai 6 ton, itu tidak dipilah sehingga berat untuk kami dalam penanganannya. Sedangkan jumlah petugas pemilah sampah yang kami punya hanya 10 orang,” jelasnya.
Delta menambahkan bahwa pihaknya telah berupaya untuk mengkomunikasikan permasalahan sampah yang menumpuk kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar agar segera mendapatkan penanganan.
Baca Juga:Peresmian Peletakan Batu Pertama Mapolsek Arjasari, Ini Kata Kapolresta BandungBentrokan Suporter Persita dan PSIS di Tol Jagorawi, Begini Kronologisnya
“Tiga hari awal kami sudah menyampaikan kondisi ini, namun sejauh ini belum ada solusi. Sampah masih menumpuk di TPS Kamisama. Belum ada pengambilan dari Dinas Lingkungan Hidup untuk diangkut ke TPA,” imbuhnya.
Kondisi ini tentunya sangat mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga sekitar. Bau tidak sedap dan kemungkinan munculnya berbagai penyakit akibat penumpukan sampah menjadi perhatian serius.
“Karga berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah ini dan memperbaiki sistem pengangkutan sampah di Kota Banjar,” ucap Atang, warga sekitar.
Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar segera memberikan solusi yang efektif agar masalah ini tidak berlarut-larut dan berdampak lebih luas terhadap kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar belum memberika keterangan resmi terkait persoalan sampah yang menumpuk di TPS Kamisama tersebut. (CEP)
