Indonesia Tertinggal dari Negara Tetangga. Ketika negara-negara lain seperti Singapura, Malaysia, dan Vietnam sudah mulai menjual iPhone 16 tak lama setelah peluncurannya, konsumen di Indonesia justru terpaksa menahan diri.
Hal ini memunculkan kesan bahwa Indonesia seperti “ketinggalan gerbong”. Ironisnya, ketika iPhone 16 akhirnya masuk ke Indonesia (entah kapan), mungkin momen dan hype-nya sudah basi.
Para pecinta Apple, yang sering disebut Apple Fanboy, bisa saja kehilangan antusiasme karena rumor dan bocoran mengenai iPhone 17 sudah lebih menarik perhatian.
Baca Juga:Update Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 8-12 Januari 2025Cairkan Saldo Dana Rp 2,4 Juta, Syaratnya Cuma Masukkan NIK KTP
Tak sedikit Apple Fanboy yang memilih jalan pintas dengan membeli iPhone 16 di negara tetangga meskipun harus menanggung biaya tambahan seperti pajak dan registrasi IMEI. Langkah ini tentu lebih mahal, tetapi bagi mereka, akses cepat ke perangkat terbaru lebih berharga dibanding menunggu tanpa kepastian di tanah air.
Salah satu rumor yang menarik perhatian adalah adanya model baru bernama iPhone 17 Air, yang diklaim akan memiliki desain ultra-tipis. Selain itu, spesifikasi RAM juga menjadi sorotan.
iPhone 17 Pro Max kabarnya akan dibekali RAM sebesar 12 GB, sedangkan model lainnya, seperti iPhone 17 reguler, 17 Pro, dan 17 Air, akan menggunakan RAM 8 GB.
Seluruh model iPhone 17 juga dirumorkan memiliki layar ProMotion Display dengan refresh rate 120 Hz, memberikan pengalaman visual yang lebih mulus. Jika mengikuti pola peluncuran sebelumnya, iPhone 17 kemungkinan akan diumumkan pada September 2025.
