Berkat Viral di Media Sosial, Rujak Ulek Tedi Kini Meningkat Pesat Jadi Primadona Jajanan di Kabupaten Bandung

Penjual rujak, Tedi Supriadi (27) saat menjajakan dagangannya di Jalan Pesantren, Alun-alun Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (7/1/2025). Foto Agi
Penjual rujak, Tedi Supriadi (27) saat menjajakan dagangannya di Jalan Pesantren, Alun-alun Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (7/1/2025). Foto Agi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tedi Supriadi (27) seorang pengusaha rujak di Kabupaten Bandung kini menjadi perhatian banyak orang berkat usaha sambal rujaknya yang viral di media sosial.

Berjualan di Jalan Pesantren, Alun-Alun Soreang, Tedi menyajikan rujak dengan bumbu yang diulek langsung ditempat sehingga menarik perhatian banyak pembeli setiap harinya.

Tak hanya itu, buah-buahan yang disajikan juga sangat bersih. Bahkan secara mendadak Tedi langsung membuat ulekan untuk rujak tersebut.

Baca Juga:Ribuan Aset Bidang Tanah Milik Pemkab Bandung Barat Belum BersertifikatAkibat Permintaan Melonjak Saat Nataru, Minyakita Mulai Langka di Pasar Kota Bandung

Tedi mengungkapkan jika dirinya memulai usaha rujak pada tahun 2011 dengan berkeliling menjual rujak tumbuk secara tradisional.

Kemudian pada tahun 2014 dia memutuskan untuk membuka lapak di Soreang dan mengganti cara penyajian dengan rujak ulek.

“Sebenarnya kalau bahan-bahan mah biasa aja, kaya sambelnya pake asem, kacang, cabai rawit, garam, terasi, dan gula merah. Inti rasanya mah dari takaran dan ulekan aja sih,” jelasnya.

Pria asal Garut itu mengungkapkan jika bahan baku untuk rujaknya seperti buah-buahan dan sambal didapatkan dari Pasar Induk Caringin Kota Bandung.

0 Komentar