7. Perbanyaklah mengingat kematian
“Perbanyaklah mengingat ‘Penghancur’ segala nikmat, yaitu KEMATIAN. Sebab tidaklah seorang hamba mengingatnya dalam KESEMPITAN melainkan ia akan “melapangkan kesempitannya…..” (HR. Ibnu Hibbaan (Mawaarid no. 2993) dan Ath-Thabrani dalam al-Ausath no.5075, Shahiihul Jaami’ ash-Shaghiir no.1211)
Apabila seorang hamba ingat kematian saat sedang kesusahan karena sakit yg diderita atau musibah2 lainnya, niscaya kesusahan itu terasa ringan baginya.
Sebab kematian akan menyadarkan diri bahwa kehidupan dunia sangat singkat, dan ia ‘yakin’ akan menuju akhirat untuk mendapatkan Semua Pahala yang telah dijanjikan kepadanya atas “ujiannya” itu.
Baca Juga:Tutorial Dapat Saldo E-Wallet Gratis Tiap JamTerinspirasi Kisah Beauty and The Beast, Ini Lirik Lagu Felix (SKZ) “Unfair”
8. Mengetahui hakikat dari kehidupan dunia ‘sebagai’ tempat menerima ujian & utk melaksanakan perintah Allah Ta’ala
9. Tidaklah berputus asa dari rahmat Allah dengan mengharapkan ‘kematian’, tapi selalu ‘yakin’ akan pertolongan-Nya
10. Berdoa dan bertaubat kepada Allah
“Dan mohonlah pertolongan (kpd Allah) dengan sabar dan shalat…..” (QS. 2 : 45)
“Dan apabila aku sakit Dialah yang akan menyembuhkanku” (QS.Asy-Syu’ara: 80)
11. Mencontoh orang2 yang penyabar
‘Membaca Sejarah’ orang-orang yg sabar & musibah-musibah yang mereka hadapi Bisa Membantu seseorang utk Bersabar.
12. Pahami, bahwa sakit yg “menimpa” tidaklah seberapa jika dibandingkan dgn “nikmat dan pemberian” dari Allah Ta’ala
13. Hiburlah diri dengan melihat orang lain, yang mana ternyata banyak juga yg tertimpa ujian sakit, bahkan Lebih Berat
14. Bersyukurlah kepada Allah karena ‘HANYA’ ditimpakan musibah sakit, dan tidak tertimpa musibah dalam masalah agama yang tentu jauh lebih berbahaya
15. Yakinlah ada Tempat yang LEBIH Berharga daripada dunia, yaitu “Surga”
Baca Juga:Bocoran Drakor When The Phone Rings Episode 7, Apa Benar Sae On Akhirnya Tahu Siapa 406 Sebenarnya?Link dan Cara Cek Pengumuman Kelulusan PPPK 2024
“Dihadirkan juga seorang manusia yang Paling Sengsara hidupnya saat di dunia Dari Kalangan Penghuni Surga. Lalu dia pun ‘dicelupkan’ ke dalam Surga dgn 1x Celupan, lantas ditanyakan kepadanya :
“Wahai Anak Adam, apakah Engkau itu pernah melihat suatu kesengsaraan yg (Sebelum Ini) ? Apakah Engkau pernah merasakan suatu kesusahan (sebelum ini) !?” Maka dia pun menjawab: “Tidak demi Allah, wahai Rabb !” Aku tidaklah Pernah “Merasakan Kesusahan” Sama sekali, & aku pun Tdk pernah “melihat” kesulitan SEDIKITPUN” (HR.Muslim no 2807, hadits dari Anas bin Malik)
