“Kemungkinan komoditas lain juga akan naik,” ujarnya.
Hal yang sama juga dikatakan Abang Andi, pedagang telur ayam lain di Pasar Sudimampir, Kecamatan Padalarang. Harga telur saat ini tembus Rp 31.000 hingga Rp 32.000 per kilogram.
“Efeknya omzet pasti berkurang, pembeli jadi jarang,” ujar dia.
Dia berharap, agar harga telur dapat kembali seperti semula. Menurut dia, naiknya harga telur berdampak pada penjualnya.
“Semoga bisa turun lagi harganya,” kata Abang Andi. (Wit)
