Buntut Meninggalnya Fathir Bobotoh Asal Bandung, Ketua Viking Persib Club Minta PSSI Cabut Larangan Away

Ketua Viking Persib Club, Tobias Ginanjar saat ditemui di rumah duka Almarhum Fathir Komplek Margahayu Permai, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Selasa (10/12). (Foto: Agi / Jabar Ekspres).
Ketua Viking Persib Club, Tobias Ginanjar saat ditemui di rumah duka Almarhum Fathir Komplek Margahayu Permai, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Selasa (10/12). (Foto: Agi / Jabar Ekspres).
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ketua Viking Persib Club (VPC), Tobias Ginanjar berharap Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) segera mencabut larangan away suporter tamu.

Menurutnya, kejadian meninggalnya bobotoh asal Kabupaten Bandung Moch. Fathir Fauzan Maulana (18), imbas dirinya tidak bisa mengkoordinir komunitas Persib sehingga bepergian sendiri-sendiri.

“Kita berharap kepada PSSI untuk segera mencabut larangan away. Karena dengan adanya aturan larangan ini sebenarnya menyulitkan kita untuk mengkoordinir. Justru kalau tidak ada larangan ini, sebagai suporter kita bisa berkoordinasi dengan lebih baik. Kalau ada larangan ini jadi banyak pihak yang berangkat sendiri-sendiri, sehingga tidak terakomodir,” ujarnya saat ditemui di rumah duka di Komplek Margahayu Permai, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Selasa (10/12).

Baca Juga:Selain Harvey, Dua Terdakwa Korupsi Timah Ini Dituntut hingga 14 Tahun Penjara!14 Ribu C6 Tidak Tersampaikan, Pengaruhi Tingkat Partisipasi Pemilih di Kota Banjar

Tobias menyebut, meskipun korban bukan anggota dari VPC, namun almarhum merupakan sama-sama bobotoh.

Tobias juga membenarkan jika Almarhum Fathir ini meninggal akibat mengalami kecelakaan tunggal saat hendak menuju Stadion Manahan Solo.

“Kalau dari informasi, dari keterangan rumah sakit, dari pihak keluarga korban, iya kecelakaan lalu lintas. Tapi untuk informasi resmi mungkin yang lebih valid dari pihak Polres Surakarta dan Rumah Sakitnya langsung,” pungkasnya.

0 Komentar