JABAR EKSPRES – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar, Muhamad Mukhlis, mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan umum di kota Banjar mengalami penurunan. Salahsatunya disebabkan oleh banyaknya pemilih yang tidak berada di tempat tinggalnya, sehingga surat undangan pemberitahuan untuk memilih ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau C6 tidak dapat disampaikan.
Data yang disampaikan oleh Mukhlis menunjukkan bahwa hampir 14 ribu C6 tidak tersampaikan kepada pemilih. “C6 yang tidak tersampaikan hampir 14 ribu. Undangan pemberitahuan memilih tidak sampai karena orangnya (DPT) tidak berada di rumahnya,” kata Muhamad Mukhlis di kantor KPU Banjar, Selasa 10 Desember 2024.
Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi KPU Kota Banjar, yang berupaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih di masa mendatang. Mukhlis mengharapkan agar pemilih yang berada di luar kota dapat lebih aktif dalam mengikuti pemilihan mendatang, serta pentingnya pemilih untuk memastikan bahwa data pribadi mereka selalu diperbarui agar dapat menerima C6 tepat waktu.
Baca Juga:Pilkada 2024 : Partisipasi Masyarakat Jawa Barat Anjlok!Hervey Moeis Dituntut 12 Tahun Penjara, dan Uang Pengganti Rp210 Miliar
KPU Kota Banjar juga telah melakukan sosialisasi lebih intensif mengenai pentingnya pemungutan suara dan cara-cara untuk memastikan bahwa pemilih mendapatkan informasi yang akurat mengenai lokasi dan waktu pemungutan suara.
“Partisipasi aktif dalam pemilihan umum sangat penting untuk memastikan bahwa suara masyarakat terwakili dan dapat mempengaruhi kebijakan yang diambil oleh pemerinta,” katanya. (CEP)
