“Tujuan TPAKD adalah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia, khususnya warga Kota Bogor. Semoga para peserta rapat ini dapat menyebarluaskan pemahaman tentang literasi investasi atau pasar modal, di samping literasi kredit atau pinjaman,” papar Dewi.
Dirinya juga menjabarkan bahwa hingga tahun 2024, TPAKD Kota Bogor memiliki tiga program kerja utama untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.
Program-program tersebut meliputi Tabungan Siswa (Tawa), Simpanan Pelajar (Simpel), dan Gerakan Menabung untuk Meraih Masa Depan (Gemar Mapan).
Baca Juga:Peredaran Rokok Ilegal di Jabar Sasar Marketplace, Begini Respons Bea CukaiUpdate Bencana Alam di Sukabumi, 5 Orang Tewas dan 1400 Jiwa Mengungsi
Selain itu, terdapat program pengembangan UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), fasilitasi sertifikasi produk halal, pelatihan bimbingan teknis, dan pendampingan ekonomi kreatif.
“Ada pula program BISA, di mana Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Dinkukmdagin) menjadi leading sector,” tukasnya. (YUD)
