“Memang pertahanannya sudah disiapkan. Memang teknologi terus berkembang jadi harus mengikuti dan ini hubungannya dengan anggaran,” tuturnya.
Lebih lanjut menurutnya, sebagai serangan siber yang masuk dikategorikan dalam bentuk promosi judi online (judol). Untuk menangani hal tersebut, selain dengan CSRIT pihaknya juga bekerja sama dengan Satgas Asta Cita Penanggulangan Perjudian Online dari Polres Cimahi dan Kodim Cimahi.
“Sebagian serangannya emang promosi judi online. Kalau itu tergantung kalau sudah masuk ke dalam rumah misalnya dan merusak, itu yang jadi masalah dan harus dimatikan sementara dan segera di perbaiki. Kalau masih di halaman mah kita masih bisa perbaiki dan dikasih treatment sedikit. Memang ini ada kerja sama dengan Satgas karena kan itu ada Pidananya,” katanya.
Baca Juga:Dorong Program Ketahanan Pangan Nasional, Polresta Bogor Tanam Bibit Jagung di Lahan Non ProduktifBuntut Rotmut Pejabat, Irjen Kemendagri Sidak Kantor BKPSDM Bandung Barat
Dikatakan dengan adanya tindakan tegas dalam penanganan judi online, Pemkab Bandung Barat berharap masyarakat dapat terhindar dari bahaya yang ditimbulkan oleh praktik ilegal ini. Ia menekankan akan bahayanya judi online yang juga mengganggu ketertiban dan keamanan wilayah.
