Luhut juga menilai bahwa Pangalengan merupakan lokasi yang ideal bagi atletik karena memiliki udara segar dan suasana yang mendukung, berbeda dengan kota-kota besar yang penuh aktivitas.
Ia menyebut Jawa Barat sebagai gudang atlet potensial dan berharap pusat pelatihan ini akan menjadi tempat kelahiran atlet kelas dunia.
“Jawa Barat itu gudang atlet, tidak ada alasan kita tidak bisa menciptakan atlet kelas dunia,” katanya.
Baca Juga:Instagram Desa Baranangsiang Hilang Tiba-tiba, Ini Kata Camat CipongkorTingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat, Dokter Rayendra Janji Naikkan BOP Kader Posyandu Kota Bogor
Dalam pantauan dilapangan, fasilitas pusat pelatihan di Pangalengan diproyeksikan dapat menampung hingga 100 atlet yang dilengkapi sarana dan prasarana untuk semua nomor cabang atletik seperti lintasan lari 8 lintasan, lintasan extra sprint 100 meter, lompat jauh dan jangkit, lempar lembing.
Selain itu, terdapat pula lintasan steeplech, lempar cakram, lontar martil, lompat galah, tolak peluru, lompat tinggi, sarana hill run, dan tribun penonton.
Bahkan ada juga beberapa fasilitas pendukung lain juga disiapkan seperti gym, ruang ganti atlet, ruang kelas, gedung asrama, dan parkir kendaraan yang luas.
