Herman mengungkapkan, Kota Bandung menjadi wilayah prioritas dalam penanganan masalah sampah di Sarimukti. Pasalnya menurut dia, Kota Badung merupakan wilayah penyumbang sampah terbanyak dibandingkan Kabupaten/kota lainnya di Bandung Raya.
“Itu tak boleh terjadi, harus ada pengurangan,” ucapnya.
Oleh karena itu, agar permasalahan ini dapat segera selesai, Herman menuturkan bahwa Pemprov Jabar akan terus mengajak seluruh masyarakat khususnya di wilayah Bandung Raya untuk melakukan pengolahan dan pengurangan sampah yang dimulai dari hulu.
“Jangan ada sampah sisa makanan dari rumah, paling tidak bisa berkurang. Kalau bisa berkurang maka Sarimukti usia pakainya bisa diperpanjang dan akan lebih aman dalam 1 sampai 2 tahun ke depan. Saya yakin bisa selama kita bahu-membahu dan berkomitmen,” tuturnya.
(San).
