CIMAHI, JABAR EKSPRES – Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi, Dikdik S Nugrahawan dan Bagja Setiawan, siap menghadapi kontestasi Pilkada dengan menyusun 24 program strategis.
Dikdik menegaskan bahwa keputusan untuk maju dalam pemilihan ini diambil setelah dirinya memutuskan pensiun dini dengan penuh keikhlasan.
“Dari program-program yang disusun tersebut, yang paling utama adalah bagaimana masyarakat Kota Cimahi harus sugema (terpuaskan) dalam segala hal,” ujarnya saat ditemui di Cimahi, Kamis (3/10/2024).
Baca Juga:Dampingi Ahmad Muzani, Abcandra Terpilih jadi Wakil Ketua MPR RI 2024-2029 dari Kelompok DPDTerpilih Secara Mufakat, Ahmad Muzani jadi Ketua MPR RI 2024-2029
Selain pendidikan, Dikdik juga menyoroti pentingnya kualitas pelayanan kesehatan. Ia menekankan, jangan sampai ada yang sakit tidak bisa pulang karena ditahan pihak rumah sakit akibat tidak bisa membayar.
“Itu mudah-mudahan bisa dibereskan oleh pemerintah,” tegasnya.
Diusung oleh empat partai besar, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai NasDem, dan PKS. Dikdik-Bagja merasa bersyukur, karena berhasil menguasai 27 dari 45 kursi Anggota DPRD Kota Cimahi.
“Ini lebih dari setengahnya. Alhamdulillah, kami sudah mayoritas, apalagi dengan hasil perolehan suara Pileg kemarin hampir 200 ribu suara, sementara jumlah pemilih di Kota Cimahi lebih kurang 380 ribu,” ucap Dikdik.
Dengan dukungan ini, Dikdik merasa semakin termotivasi untuk maju dalam kontestasi Pilkada.
“Insya Allah, akan semakin menguatkan pasangan kami, Dikdik-Bagja,” tandasnya. (Mong)
