JABAR EKSPRES – Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung, Rukmana, mengungkapkan bahwa angka pengangguran di wilayahnya mengalami penurunan yang signifikan dari 8,58% pada tahun 2021 menjadi 6,52% pada tahun 2023.
Menurutnya, penurunan ini merupakan hasil dari berbagai program, termasuk salah satunya penyelenggaraan job fair yang rutin dilakukan oleh Disnaker Kabupaten Bandung.
“Job fair ini mempermudah proses pencarian kerja dan penyediaan tenaga kerja dalam satu tempat. Ini adalah salah satu bentuk usaha kami dalam mengurangi pengangguran,” ujar Rukmana saat ditemui di Majalaya, Kabupaten Bandung, Selasa (27/8).
Baca Juga:Hakim Vonis Bebas Ronald Tannur Diberi Sanksi Pemecatan, KY: Terbukti Langgar KEPPH!Mochtar Riza Pahlevi Didakwa Akomodasi Penambangan Timah Ilegal
“Sehingga Job fair yang kami adakan, baik secara online maupun offline, sudah mencapai yang ke-10 kalinya. Kali ini kami berkolaborasi dengan SMK Negeri 1 Majalaya dalam penyelenggaraan. Ini adalah bentuk apresiasi kami terutama karena banyak pencari kerja berasal dari lulusan SMK,” ujarnya.
Rukmana juga melihat dalam jumlah pengunjung job fair kali ini tidak sebanyak dua tahun lalu, hal itu menunjukkan adanya perbaikan dalam situasi ketenagakerjaan.
Disnaker Kabupaten Bandung pun menargetkan penurunan angka pengangguran lebih lanjut hingga mencapai sekitar 4 persen pada tahun 2024.
Untuk mencapai target tersebut, RPJPD dan RPJM ditetapkan dengan target pengangguran di kisaran 6,4-6,5% pada akhir tahun 2024.
“Kami terus berupaya menurunkan angka pengangguran dengan mengikuti rencana jangka panjang dan menengah, serta beradaptasi dengan perubahan di dunia kerja,” pungkasnya.
