Gerakan Mahasiswa Cimahi Siap Kembali Turun ke Jalan Jika Tuntutan Tak Dipenuhi

Perwakilan DPRD Kota Cimahi saat Berdiskusi dengan para Demonstran dari Gerakan Mahasiswa Cimahi (GMC). (Mong/Jabar Ekspres)
Perwakilan DPRD Kota Cimahi saat Berdiskusi dengan para Demonstran dari Gerakan Mahasiswa Cimahi (GMC). (Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Harapan kami, khususnya di Cimahi, kenapa kita turun aksi hari ini mengawal Pilkada, kita lelah dengan setiap periode selalu ada korupsi. Berarti itu mencerminkan pemimpin kita di Kota Cimahi jauh dari kata amanah,” pungkasnya.

Sebelumnya, aksi demonstrasi ini diwarnai dengan orasi, yel-yel, serta aksi bakar ban di depan gerbang masuk Kantor DPRD Cimahi.

Meskipun Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco, telah menyatakan bahwa revisi UU Pilkada batal dilaksanakan, mahasiswa tetap waspada terhadap kemungkinan perubahan keputusan yang dinamis dalam dunia politik.

Baca Juga:Kembali Panas, Ribuan Mahasiswa Merangsak Masuk ke Halaman DPRD Jabar dalam Aksi Demo Tolak RUU PilkadaAlokasi Kursi DPRD Kota Bogor dan Calon Terpilih Ditetapkan, Ini Perolehannya!

“Kemarin Pak Dasco sudah menyatakan DPR akan pakai aturan MK. Tapi politik itu dinamis bisa sewaktu-waktu berubah. Maka kita akan kawal terus sampai akhir pendaftaran,” tambahnya.

Mahasiswa juga mendesak pemerintah untuk bertindak arif dan bijaksana dalam setiap kebijakan, serta menegakkan konstitusi sesuai dengan perundang-undangan. Selain itu, mereka meminta tindakan represif dari oknum aparat keamanan terhadap demonstran di beberapa tempat segera diusut tuntas.

“Terkait represifitas, kita tadi minta doa agar korban kena represifitas oknum kepolisian segera pulih. Saya harap polisi mengayomi masyarakat jangan seperti oknum kemarin,” jelas Kahfi. (Mong)

0 Komentar