3 Rumah di KBB Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Seorang anak lelaki saat mencari sisa barang berharga di antara puing-puing bangunan yang terbakar di Padalarang, Bandung Barat. Rabu (21/8). Dok Jabar EkspresSeorang anak lelaki saat mencari sisa barang berharga di antara puing-puing bangunan yang terbakar di Padalarang, Bandung Barat. Rabu (21/8). Dok Jabar Ekspres
Seorang anak lelaki saat mencari sisa barang berharga di antara puing-puing bangunan yang terbakar di Padalarang, Bandung Barat. Rabu (21/8). Dok Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kampung Neglajaya, Desa Tagog Apu, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Akibatnya, tiga rumah semi permanen hangus terbakar pada Rabu (21/8/2024).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung Barat, Siti Aminah Anshoriah mengatakan, pihaknya menerima laporan peristiwa kebakaran sekitar pukul 06.40 WIB. Setelah itu anggota langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan pemadaman api.

“Setibanya di lokasi, petugas melakukan proses pemadaman dan pendinginan, dilanjutkan dengan proses pendataan dan Sosialisasi bahaya kebakaran,” ujarnya.

Baca Juga:Juwanda Tanggapi Hasil Survei JIPO, Percaya Diri Tuntaskan Isu KrusialElektabilitas Juwanda Meroket Salip Asmul dan Farhan

Berdasarkan data dari petugas di lapangan, area bangunan yang terbakar seluas 126 meter persegi dari total keseluruhan 168 meter persegi. Dari tiga rumah yang terbakar diketahui terdapat 5 kartu keluarga (KK) dengan total 15 jiwa. “Sedangkan luas area yang berhasil diselamatkan 42 meter persegi,” ujarnya.

Dijelas Siti penyebab kebakaran tiga rumah milik Ica solihin, Usman dan Karnaripandi diduga akibat konsleting listrik dari salah satu rumah. Tak berselang lama api merembet ke bangunan rumah yang ada disebelahnya.

“Berdasarkan keterangan dari pemilik rumah penyebab kebakaran di duga dari konsleting listrik. Objek yang terbakar bangun tempat tinggal di sebelah kanan, lalu bangunan sebelah kirinya dan bangunan di sebelah belakang,” ujar Siti Aminah.

Meskipun tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun dikatakan Siti kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta.

“Jika dihitung jumlah kerugian dari tiga rumah yang terbakar ini kurang lebih Rp 200 juta. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar