Nominal Bonus Hadiah Medali Emas Olimpiade Paris 2024, Segini Prediksinya!

Ilustrasi Medali Emas dan Perak/ Freepik/ macrovector
Ilustrasi Medali Emas dan Perak/ Freepik/ macrovector
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Berapa besar bonus hadiah untuk medali emas di Olimpiade Paris 2024? Benarkah angkanya mencapai miliaran rupiah? Segini prediksi jumlahnya.

Indonesia berhasil meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024 dari dua cabang olahraga.

Veddriq Leonardo menyumbangkan medali emas untuk panjat tebing putra, sementara Rizki Juniansyah membawa pulang emas untuk angkat besi.

Baca Juga:Siap-Siap, Pengumuman Hasil Online Assessment MIND ID XPLORER 2024, Ini Cara Ceknya!Info Juicy Luicy di Gedung Sate, Jam Berapa? Ini RUNDOWN Bandung QRIS Run 2024

Sebelumnya, Gregoria Mariska Tunjung juga menyumbangkan medali perunggu dari cabang bulu tangkis tunggal putri.

Sehingga, sampai Jumat 9 Agustus 2024, Indonesia telah mengumpulkan total 3 medali, terdiri dari 2 medali emas dan 1 medali perunggu.

Selain kejuaraan tersebut, banyak orang juga ingin tahu apakah para juara akan menerima bonus hadiah? Mereka penasaran dengan jumlah bonus yang akan diberikan.

Pada Olimpiade sebelumnya, pemerintah Indonesia telah menyediakan bonus dan hadiah untuk atlet yang meraih prestasi.

Baru-baru ini, Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menyatakan bahwa Bea Cukai akan menyambut para atlet Olimpiade yang menang dengan penuh hormat dan sukacita.

Ia mengatakan medali yang diraih oleh atlet tidak akan dikenakan bea masuk.

“Bea Cukai siap menyambut dengan penuh hormat, sukacita dan tentunya dengan fasilitas negara: dijamin semua yang diraih bebas bea! Kami bangga,” kata Prastowo dikutip dari akun X miliknya @prastow, Jumat (9/8/2024).

Baca Juga:HoYo Fest 2024 di Jakarta GRATIS? Bolehkah Cosplay? Ini Info LengkapnyaProfil Veddriq Leonardo: Usia, IG, Daftar Prestasi, Peraih Emas Panjat Tebing Olimpiade Paris 2024

Prastowo mengungkapkan hal tersebut sebagai tanggapan terhadap komentar netizen di X yang mengkhawatirkan kemungkinan bea masuk untuk medali emas dua atlet tersebut saat tiba di Indonesia.

Sebelumnya, pada tahun 2023, pengenaan bea masuk pernah terjadi ketika Fatimah Zahratunnisa, yang memenangkan kontes menyanyi di Jepang, dikenakan tarif Rp 4 juta oleh Bea Cukai saat mengirimkan pialanya ke Indonesia.

Namun, melihat dari Olimpiade sebelumnya, Tokyo 2020, bonus yang diberikan cukup besar.

0 Komentar