JABAR EKSPRES – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kantor Search and Rescue (SAR) Bandung, terjunkan anggota dalam pencarian orang tenggelam di Sungai.
Melalui informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, korban tenggelam di Sungai Irigasi BTT 13, tepatnya di wilayah Kampung Ciselang Tanggul, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Mochammad Adip membenarkan peristiwa nahas tersebut.
Baca Juga:Langkah Rena Da Frina Maju Pilwalkot Bogor Didukung Pengusaha NahdiyinMeroket Tajam, Harga Cabai Rawit Hijau Sentuh Rp90 ribu per Kilo
“Menurut laporan yang diterima kantor SAR Bandung dari Polsek Kotabaru, waktu kejadian pada Selasa (30 Juli 2024),” katanya melalui seluler, Rabu (31/7).
Adip menerangkan, dari kesaksian warga, korban sampai sekarang ini masih belum diketahui secara detil identitasnya, namun diketahui yang bersangkutan memang hanyut dan tenggelam di Sungai Irigasi BTT 13.
“Saksi atas nama Dayat (13) melihat korban hanyut di Sungai Irigasi BTT 13 dan tengah berusaha berenang ketepian (saat kejadian),” terangnya.
“Namun diduga korban kelelahan saat berenang dan tenggelam,” tambah Adip.
Dia menjelaskan, saksi mata sempat mencoba melakukukan pertolongan terhadap korban, namun belum sempat tertolong yang bersangkutan sudah tak terlihat dan tenggelam.
Adip menyampaikan, sejak terahir terlihat hanyut di Sungai Irigasi BTT 13, hingga saat ini korban masih belum ditemukan dan proses pencarian tengah dilakukan.
“Kita menerjunkan satu tim rescue dari Kantor SAR Bandung untuk melaksanakan pencarian terhadap korban, setelah sebelumnya melakukan koordinasi dan validasi informasi ke BPBD setempat (Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karawang),” jelasnya.
Adip mengungkapkan, sekitar pukul 8.50 WIB Tim Rescue Kantor SAR Bandung tiba di lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR di lapangan.
Baca Juga:Emak-emak di Padalarang Dukung Yayat Maju di Pilkada, Relawan: Aspirasi tak TerbendungDiduga Nakal Berbisnis, Sembilan Bintang Gugat Developer Perumahan di Kabupaten Bogor
“Selanjutnya tim SAR Gabungan melakukan pencarian sesuai dengan rencana operasi SAR,” ungkapnya.
Adip menuturkan, upaya dalam proses pencarian yang dimaksudkan itu, yakni dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
“SRU satu, pencariannya dengan penyisiran menggunakan 1 unit LCR dari lokasi kejadian hingga ke jembatan Evicon sejauh 5 kilometer,” tuturnya.
“Kemudian untuk SRU dua, penyisirannya dengan LCR dari Jembatan Shipon sejauh 1 kilometer. Terkait proses, untuk saat ini Tim SAR Gabungan masih melaksanakan pencarian,” pungkas Adip. (Bas)
