JABAR EKSPRES – Ketua DPRD Kota Bogor, Jawa Barat, Atang Trisnanto minta Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mencari terobosan terbaik terkait pembiyaan transportasi massal Biskita Transpakuan yang subsidinya akan berakhir tahun depan.
Atang mengatakan melihat postur Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogo khawatir biaya operasional Biskita Transpakuan yang mencapai Rp50 miliar setahun tidak tertutupi jika dikelola secara mandiri oleh Pemkot.
‘’Tapi saya kira harus mengambil cara-cara lain, apakah dengan menggandeng swasta dengan lebih kuat lagi. Sehingga kebutuhan Rp50 miliar untuk operasional Biskita bisa tertangani dengan baik.’’ujarnya.
Baca Juga:Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru Dalam Dugaan Kasus Korupsi Sumur Bor Bertenaga Surya di Lombok UtaraBKSDA Kalimantan Barat Investigasi Penyebab Kematian Orangutan di Kayong Utara
Ia juga mengatakan, saat ini DPRD Kota Bogor tengah meminta laporan dari Pemkot untuk penanganan sampah, program Biskita Transpakuan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), penyediaan sekolah dan layanan kesehatan berkaitan stunting.
