JABAR EKSPRES – Polresta Bandung akan menerapkan langkah-langkah pengamanan ketat untuk laga final leg pertama Championship Series Liga 1 Indonesia antara Persib Bandung dan Madura United di Stadion Si Jalak Harupat (SJH) pada Minggu (26/5/2024).
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, mengumumkan bahwa sekitar 2.000 personel gabungan akan dikerahkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara.
Dalam upaya ini, pihak kepolisian menambah jumlah personel dari 1.500 pada semifinal menjadi 2.000 untuk pertandingan final.
Baca Juga:Jelang Pilkada Banjar, Tokoh Ulama Cari Figur Pemimpin IdealSukseskan Pilwalkot Bandung 2024, Golkar, Gerindra, dan PSI Berkoalisi
Penonton yang diizinkan masuk hanya mereka yang memiliki tiket resmi, dengan tiga lapisan pengecekan body checking untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang masuk ke stadion.
“Barang-barang seperti korek api, flare, laser point, minuman keras, obat terlarang, serta senjata tajam dan api akan diperiksa ketat. Ini dilakukan untuk mencegah insiden yang dapat mengganggu jalannya pertandingan,” tegas Kusworo.
Selain itu, penyekatan di beberapa ruas jalan menuju SJH akan diperketat. Hanya mereka yang memiliki tiket resmi yang boleh masuk ke kawasan stadion, dan tiket harus sudah terpasang di pergelangan tangan.
Mengantisipasi membludaknya penonton tanpa tiket, Kusworo menghimbau agar para pendukung, baik dari Persib Bandung maupun Madura United, tidak memaksakan diri datang ke stadion. Dua lokasi resmi, Graha Persib dan Mall Sumarecon, telah disediakan untuk nonton bareng.
“Kami berharap pendukung yang tidak kebagian tiket bisa menonton di rumah masing-masing atau di tempat nonton bareng yang telah disediakan. Jangan memaksakan diri datang ke stadion tanpa tiket karena tidak akan diizinkan masuk,” ujarnya.
