Pada sesi pemaparan materi kedua, Ketut Agus memaparkan terkait pentingnya pencegahan sebagai bentuk pencegahan terhadap penyakit dengue.
”Penderita yang terinfeksi penyakit dengue primer seringkali tidak menunjukkan adanya gejala atau hanya menunjukkan gejala ringan, maka dari itu diperlukan pencegahan dini untuk memutus rantai penularan tersebut. Vaksinasi merupakan upaya pencegahan infeksi virus dengue dengan meningkatkan kekebalan tubuh sebagai bentuk proteksi diri terhadap penyakit demam berdarah.” kata Ketut Agus.
Saat ini Bio Farma telah bekerjasama dengan Takeda untuk mengembangkan dan memasarkan produk vaksin untuk pencegahan infeksi virus Dengue (DENV) di Indonesia yang dipasarkan dengan merek dagang Qdenga.
Baca Juga:Motor Listrik Honda Hadir di AEON Mall DeltamasDANA KAGET 22 Mei 2024, Klaim LINK Penghasil Uang Ini Sekarang Juga!
Qdenga merupakan vaksin yang diindikasikan untuk pencegahan penyakit dengue yang disebabkan oleh semua serotipe virus dengue (DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4) pada individu berusia 6-46 tahun. Penggunaan Qdenga tidak memerlukan skrining serostatus sebelum pemberian vaksin sehingga dapat digunakan kepada individu yang belum dan sudah pernah terinfeksi DENV. Selain itu, Qdenga cukup diberikan 2 dosis dalam 3 bulan untuk perlindungan jangka panjang.
