Pedagang Menjerit Harga Bahan Pokok Naik Lagi, Pemkot Bandung Justru Bilang Begini

Ilustrasi suasana lapak pedagang sayuran di Pasar Induk Gede Bage, Kota Bandung. (Pandu Muslim/Jabar Ekspres)
Ilustrasi suasana lapak pedagang sayuran di Pasar Induk Gede Bage, Kota Bandung. (Pandu Muslim/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kenaikan harga kebutuhan bahan pokok masyarakat (kepokmas) yang saat ini terjadi, justru diklaim Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tidak signifikan. Bahkan ketersediaan komoditas pangan hingga momen Idul Fitri, dipastikan tercukupi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menuturkan, upaya untuk menjaga aspek keamanan pangan dan kenaikan harga pangan dilakukan pihaknya bersama Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagin).

Adapun dirinya menilai, hingga saat ini komoditas pangan di pasaran belum menunjukkan angka kenaikan yang tinggi. “Ada kenaikan harga tetapi tidak signifikan,” ungkap Gin Gin pada Rabu (3/4).

Baca Juga:Pantau Kesiapan Personel Gabungan, Atang Trisnanto Harapkan Lebaran di Kota Bogor Aman dan NyamanKeren! SD Negeri 1 Banjar Salurkan Infak Belasan Juta dari Hasil Celengan Siswa

Sementara itu, Gin Gin merincikan, per Rabu, 3 April 2024, update harga sejumlah komoditas pangan jelang Lebaran, yakni Cabai Tanjung Rp70.000 per kilogram, Daging Ayam Rp39.000 per kilogram, Daging Sapi Rp140.000 per kilogram, Telur Ayam Rp29.000 per kilogram.

Dia pun meminta, semua pihak untuk menjaga tren harga komoditas pangan menjelang Idul Fitri agar tetap stabil. “Hal yang kami harus jaga, kenaikan harga itu jangan terlalu jauh dari harga HET. Harga batas tertingginya,” tambahnya.

“Para pedagang agar tidak memanfaatkan suasana ini untuk menaikkan harga terlalu tinggi. Jangan digunakan sebagai kesempatan,” jelasnya.

Lain halnya kata pemerintah, para pedagang justru menilai kenaikan harga saat ini sudah tinggi. Khususnya komoditas cabai mulai megalami kenaikan di seluruh wilayah Jawa Barat.

Salah satu pedagang, Iwan (36) menuturkan, kenaikan mulai terjadi pada jenis cabai merah keriting. Dari yang sebelumnya Rp 50.000 perkilo, kini mengalami kenaikan menjadi Rp 55.000 “Hari ini udah naik lagi Rp 5.000, kemarin- kemarin perkilo masih Rp 50.000 sekarang udah Rp55.000,” ujar Iwan kepada Jabar Ekspres, di Pasar Kiaracondong.

Menurutnya, hal ini wajar terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Bahkan dirinya menyebut, beberapa komoditas pangan lain bakal mengikuti kenaikan yang kini tengah terjadi pada sektor percabaian.

0 Komentar