Smart Wallet Masih Sulit WD, Member Kantongi Bukti yang Diduga Dalang Penipuan?

JABAR EKSPRES – Akhirnya, terungkaplah dalang di balik penipuan aplikasi Smart Wallet yang mengecewakan banyak anggota.

Awalnya, Smart Wallet menjanjikan fitur penarikan dana WD pada 23 Maret pukul 00.00.

Namun, saat anggota mencoba menarik dana pada waktu tersebut, uang tidak kunjung masuk ke rekening mereka.

Baca juga : Smart Wallet Buka WD dan Tawarkan Bonus Hari ini, Nyata atau Penipuan Selanjutnya?

Para member dari seluruh Indonesia bersatu dalam grup Facebook, WhatsApp untuk berkoordinasi dan memberikan update mengenai masalah Smart Wallet.

Grup tersebut berhasil menemukan satu nama yang dicurigai dan diduga sebagai dalang di balik investasi bodong tersebut, yaitu A******* ***a**** J***.

Bahkan, pimpinan Smart Wallet kini mengiming-imingi anggota dengan cashback 100% dengan syarat melakukan deposit kembali.

Anggota mulai menyadari bahwa ini hanyalah modus sebelum para pelaku kabur dengan uang mereka.

Selain sudah dikantonginya bukti dalang penipuan Smart Wallet, beberapa bukti kuat juga sudah terpecahkan, termasuk:

1. Pencatutan Logo Usaha

Aplikasi Smart Wallet menggunakan logo perusahaan lain, yaitu “Denim Digital Intelligence”.

2. Penggunaan Akun Anonim

Mentor di Smart Wallet menggunakan akun anonim untuk menyembunyikan identitas mereka.

3. Pencatutan Nama Perusahaan

Nama “Smart Wallet” sudah digunakan oleh perusahaan luar negeri yang bergerak di bidang dompet kripto.

4. Investigasi OJK

Otoritas Jasa Keuangan menyatakan Smart Wallet sebagai perusahaan ilegal dan memberikan sanksi berupa penghentian semua aktivitas usaha serta pemblokiran rekening perusahaan.

5. Tidak Memiliki Izin di London

Otoritas Keuangan Inggris, Financial Conduct Authority (FCA), menyatakan bahwa Smart Wallet tidak memiliki izin di London dan mendorong masyarakat untuk menghindari berurusan dengan perusahaan ini.

Baca juga : Satgas PASTI Blokir Rekening Smart Wallet, Para Member Cuma Bisa Gigit Jari

Kini, para korban penipuan Smart Wallet di Indonesia dan luar negeri semakin waspada terhadap modus penipuan semacam ini.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan