Pegadaian Serahkan Reward Mobil Brio Kepada Nasabah Program Mulia

Pegadaian Serahkan Reward Mobil Brio Kepada Nasabah Program Mulia
0 Komentar

BANDUNG – PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat menyerahkan reward satu unit mobil Brio Satya kepada nasabah program Mulia Pegadaian di Kantor Pegadaian Area Bandung 1, Jalan Pungkur, Kota Bandung, Sabtu 23 Maret 2024.

Reward tersebut diberikan kepada nasabah atas nama Kiki Herlina atas keikutsertaannya pada program Mulia Pegadaian dengan membeli logam mulia emas 24 karat sebanyak 3 kg.

Penyerahan hadiah dilakukan oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Maryono, didampingi Vice President PT Pegadaian Kantor Area Bandung 1 Suhadi, Pemimpin Cabang Hartono, dan lainnya.

Baca Juga:Raih 892.699 Suara, AA Ade Kadarisman : Terima Kasih Masyarakat Jawa BaratKejari Kota Bandung Segera Nyatakan P21 Kasus Penjualan Rumah Mewah dengan Tersangka Adetya

Maryono mengatakan, program Mulia Pegadaian memberikan layanan berupa kepemilikan emas batangan 24 karat. Emas batangan dapat dimiliki dengan cara pembelian tunai, angsuran, kolektif (kelompok), ataupun arisan.

Reward mobil Honda Brio diberikan kepada nasabah atas keikutsertaannya pada program cicil emas sebanyak 3 kg dengan nilai sekitar Rp3 miliar. Langkah Kiki memilih Pegadaian adalah bentuk kepercayaan masyarakat kepada Pegadaian.

“Cicil emas ini adalah salah satu produk investasi milik Pegadaian yang mana dengan jumlah atau bobot tertentu nasabah berhak mendapatkan reward ataupun cashback dalam bentuk barang,” katanya.

Selain mobil, Pegadaian juga memberikan reward lainnya berupa handphone, sepeda motor, dan uang tunai. Reward diberikan berdasarkan nominal pembelian atau besaran cicilan nasabah. Program ini berlangsung hingga 31 Desember 2024 mendatang.

Lebih lanjut Maryono mengatakan, reward kepada nasabah adalah upaya Pegadaian menggenjot kepemilikan emas bagi masyarakat. Tahun ini, Pegadaian Kanwil Jawa Barat optimistis penjualan logam mulia emas 24 karat tembus 300 kg. Target tersebut melihat potensi pasar di Jabar yang masih cukup besar.

Dia menyebutkan, jumlah penduduk Jawa Barat yang mencapai 50 juta, adalah potensi untuk meningkatkan penjualan emas baik pinjaman atau pembiayaan.

“Marketnya masih cukup potensial. Tinggal PR (pekerjaan rumah) kami mengedukasi mereka. Karena masih banyak yang belum mengetahui investasi emas ini,” kata Maryono.

Baca Juga:Wisuda Universitas Bhakti Kencana 2024, Rektor: 95 Persen Lulusan Sudah BekerjaSuara UKM Negeri, Gali Potensi Pemanfaat Bisnis Media Sosial

Dari sisi share secara nasional, pemilik emas di Jawa Barat masih terbilang kecil. Pada tahun 2023 penjualan emas Pegadaian di Jabar sekitar 270 kg dari share nasional sekitar 8 ton logam mulia. Padahal secara populasi, penduduk Jabar tertinggi di Indonesia.

0 Komentar