JABAR EKSPRES – Mengendarai sepeda motor adalah aktivitas yang sering dilakukan oleh banyak orang di Indonesia. Baik dalam rutinitas sehari-hari, maupun untuk sekadar menikmati perjalanan.
Sejumlah faktor dapat menjadi penyebab kecelakaan, termasuk faktor manusia, kondisi kendaraan, dan lingkungan, seperti kondisi jalan.
Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma menyebut faktor manusia merupakan yang terbesar sebagai penyebab kecelakaan dibandingkan faktor lain.
Baca Juga:Manfaat Tilawah Untuk Kesehatan Mental10 Sholawat Pembuka Pintu Rejeki di Bulan Ramadhan
“Ketika berkendara, faktor manusia merupakan faktor terbesar yang dapat menjadi penyebab kecelakaan. Ada beberapa tahapan penting yang harus dilakukan oleh pengendara, yaitu menganalisis situasi, mengambil keputusan, dan mengoperasikan kendaraan dengan baik. Satu kesalahan saja dapat menjadi penyebab besar terjadinya kecelakaan.”
Dengan cara berkendara seperti ini, kita mampu menghindari berbagai potensi bahaya yang mungkin muncul.
Contoh berkendara yang waspada adalah saat berada di jalanan kecil yang dipenuhi oleh gang di kiri kanan jalannya.
Walaupun jalan terlihat kosong, kita harus tetap waspada dan memastikan keadaan benar-benar aman.
Tetaplah berjalan perlahan dan selalu lakukan konfirmasi setiap kali akan melewati gang yang kita lewati, karena ada potensi bahaya yang bisa muncul, seperti orang menyeberang, binatang yang berlari, atau anak-anak yang tiba-tiba berlari keluar dari gang.
Padahal, di malam hari banyak bahaya yang bisa mengancam, sehingga kita harus selalu waspada. Yang paling penting adalah ikut rambu-rambu lalu lintas.
Karena rambu lalu-lintas dibuat sesuai dengan situasi kondisi yang ada dan potensi bahaya yang mungkin muncul. Selalu gunakan perlengkapan berkendara dengan baik, minimal gunakan helm dan jaket, serta selalu #Cari_Aman.
