JABAR EKSPRES – Tahun ini, penentuan awal puasa Ramadhan 2024 dapat bervariasi berdasarkan perspektif Pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah.
Proses pemantauan hilal ini dilakukan di 134 titik di seluruh Indonesia, dan hasilnya akan mempengaruhi penetapan awal puasa Ramadhan.
NU, yang menggunakan metode rukyatul hilal, memiliki kecenderungan untuk memiliki tanggal awal puasa yang serupa dengan Pemerintah.
Baca Juga:Rekomendasi HP Layar AMOLED Terbaik 2024, Harga Mulai Rp2 JutaanApple Rilis MacBook Air yang Dibekali Chip M3
Meskipun terdapat perbedaan dalam penetapan tanggal, hal yang paling penting adalah niat dan pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan yang dilakukan dengan penuh ketulusan untuk Allah Swt.
