Jelang Imlek, Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Naik

Jelang Imlek, beberapa komoditas pangan alami kenaikan di Pasar Kota Bandung (Pandu Muslim / JE)
Jelang Imlek, beberapa komoditas pangan alami kenaikan di Pasar Kota Bandung (Pandu Muslim / JE)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Jelang Hari Raya Imlek yang bakal jatuh pada 10 Februari 2024. Harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di pasar-pasar Kota Bandung alami kenaikan.

Tak hanya beras, komoditas lain alami kenaikan secara fluktuatif. Salah satu Pedagang Pasar Kosambi, Armin Mukminin (31) menuturkan, lonjakan harga terjadi pada komoditi cabai, bawang, hingga perdagingan.

Sama halnya dengan beras, telur jenis broiler pun mengalami kenaikan. Namun, lonjakan tersebut tak sesignifikan beras medium yang HET nya yakni Rp11.000 per kilo.

Baca Juga:Terlibat Tawuran, Belasan Pelajar dari 3 Sekolah di Sukabumi DiamankanDemi Pemilu 2024 Lancar, Polrestabes Bandung Kerahkan Ribuan Petugas Gabungan

“Beras medium sekarang saya jual perkilonya Rp14.000, kenaikan udah mulai dari minggu lalu. Kalau telur paling broiler, sekarang Rp28.000 perkilo, dari yang sebelumnya Rp27.000 per kilo,” ungkapnya

Hal yang sama pun terjadi di pasar Cicadas Kota Bandung. Harga per kilo kepokmas hampir menyamai kenaikan yang terjadi di Pasar Kosambi.

Guna mengantisipasi lonjakan harga kepokmas di pasar-pasar Kota Bandung. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) ditiap kewilayahan.

Pada gelaran tersebut, tersedia lebih dari sembilan komoditis pangan mulai dari beras, gula, bawang, minyak, cabai, dan lainnya.

Nantinya, GPM on the road ini bakal dilaksanakan di 32 titik diseluruh Kecamatan yang ada di Kota Bandung. (Dam)

0 Komentar