Sekolah Terdampak Bencana Hidrometeorologi, Disdik KBB Minta Kepsek Segera Lakukan Mitigasi Bencana

Sekolah Terdampak Bencana Hidrometeorologi, Disdik KBB Minta Kepsek Segera Lakukan Mitigasi Bencana
enteng SDN 2 Parigi di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, setinggi 8 meter ambrol. Jumat (12/1). (Foto Jabarekspres)
0 Komentar

Jabar Ekspres – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) meminta setiap sekolah di wilayahnya untuk meminimalisir dampak bencana yang dapat mengganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar para siswa.

Diketahui sebelumnya, pada pertengahan Januari 2024, sebanyak dua sekolah di Kabupaten Bandung Barat terdampak bencana longsor dan banjir.

Kedua sekolah itu diantaranya SDN 2 Parigi, Desa Tagogapu RT 02/11 Kecamatan Padalarang dan SDN 2  Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga:46 Ribu Lahan di Kabupaten Bandung Kritis Imbas Alih Fungsi Lahan oleh PemerintahUsulkan 10.000 Formasi Honorer Baru, Begini Jawaban Pemkab Sukabumi

“Tentu yang lebih mengetahui potensi bencana apakah itu banjir atau longsor itu kepala dan warga sekolah,” katanya.

“Misalnya, jika ditemukan tembok penahan tanah (TPT) yang kemungkinan akan roboh atau bangunan yang tidak layak. Itu harus dilaporkan sehingga bisa kita antisipasi bersama-sama,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihak sekolah pun seyogyanya harus mengupayakan langkah preventif dalam menghadapi adanya potensi bencana di lingkungan sekolahnya.

“Untuk langkah preventif, kepala sekolah bisa melakukan sosialisasi tentang mitigasi kebencanaan bekerjasama dengan BPBD dengan menggalakkan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAD),” katanya.

“Langkah mitigasi bencana itu harus dilakukan untuk mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana alam dan ketika terjadi warga sekolah sudah siap,” jelasnya.

0 Komentar