JABAR EKSPRES – Sebuah video yang memperlihatkan salah satu Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Majalaya mengajak warga untuk memilih salah seorang Calon Legislatif (Caleg) beredar di media sosial hingga menjadi sorotan banyak pihak.
Video dengan durasi 2 menit ini memperlihatkan suasana yang diduga berada di Kantor Desa.
Kemudian, terlihat ada meja dan beberapa kursi yang tampak diisi oleh warga sambil mendengarkan Kades berbicara.
Baca Juga:Sepanjang 2023, Ada 11 Kasus Bundir Terjadi di SukabumiAspal di Jalan Sersan Bajuri Mengelupas Lagi Usai Diterjang Hujan Deras, Begini Penampakannya!
Dalam pidatonya tersebut, Kades ini sempat menyebut salah satu warga yang diduga juga merupakan Ketua RW.
Kemudian, Kades ini juga menyebutkan nama salah satu Caleg untuk DPR RI yang juga berasal dari Majalaya dan masih ada ikatan saudara dengannya.
Bahkan dalam pidatonya, Kades tersebut juga meminta agar para warga yang ada dalam ruangan itu, untuk mencoblos calon tersebut pada pemilihan nanti.
Kades tersebut juga menyampaikan jika ucapannya itu bukan kampanye akan tetapi mengajak warga untuk memilih Caleg yang berinisial T.
Sementara itu, Anggota Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Yunita Rosdiana membenarkan adanya hal tersebut.
Menurutnya kejadian tersebut sudah diterima oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwascam) Kecamatan Majalaya terkait adanya dugaan salah seorang Kades yang ikut mengkampanyekan seorang Calon Anggota Legislatif (Caleg) RI.
“Soal Kades itu, jadi waktu hari Jumat (22/12) itu kami ada laporan dari Panwascam Majalaya, mereka Panwascam nya sudah melakukan pendalaman terkait adanya informasi keterlibatan Kades yang mengampanyekan Caleg RI,” ujar Yunita saat dikonfirmasi, Selasa (26/12/2023).
Baca Juga:Maraknya Alat Peraga Kampanye pada Angkutan Umum di Cimahi Jadi SorotanSosialisasi ala Vina Yuliani, Sosok Caleg dari Hanura Kota Bogor
Yunita menjelaskan, saat ini Bawaslu sudah mendapati laporan adanya dugaan tersebut dari Panwascam Majalaya, namun jika ada masyarakat yang akan melaporkan ke Bawaslu akan tetap diterima.
“Itu sekarang masih pendalaman, dan informasi terakhir itu memang ada masyarakat yang mau lapor ke Bawaslu tapi masih libur bersama rencananya besok mereka akan melaporkan ke Bawaslu,” katanya.
“Meskipun mereka sudah melaporkan ke Panwascam, tapi kalau mau lapor ke Bawaslu tetap kami terima,” lanjutnya.
Setelah dilakukan pendalaman dan terbukti bersalah, pihaknya tak segan untuk menindak tegas.
