JABAR EKSPRES, BANDUNG – Mobilitas masyarakat bakal melonjak saat menyambut Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Terlebih, Kota Bandung sebagai kota wisata, pengunjung dari luar daerah memiliki potensi membawa atau justru tertular Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Anhar Hadian menuturkan, berkenaan dengan momentum Nataru 2024 mendatang, pihaknya berpegang pada anjuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Kalau pun terpaksa harus bekerja, tetap harus disiplin pakai masker dan menghindari kerumunan,” tambahnya.
Baca Juga:48 Reka Adegan dalam Kasus Tewasnya Penagih Utang di SukabumiVIRAL! Diduga Korban Begal, Ternyata Begini Kata Kapolsek Bojongsoang
Kemudian, lanjut Anhar, masyarakat harus segera menjalani vaksinasi. Akan tetapi, dirinya mengaku bahwa dosis booster bagi masyarakat umum belum tersedia. Hingga saat ini, masih diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.
“Cuman gambarannya, vaksin dari kami baru 290 vial atau 1.450 dosis. Per hari ini, mungkin sudah kami suntikan. Prioritas sekarang ini untuk tenaga kesehatan (Nakes) yang vaksinnya belum lengkap,” sambungnya.
“Ini kami rencanakan sampai hari Sabtu. Kalau ternyata masih ada sisa, kami akan buka untuk lansia dulu dan komorbid yang belum vaksinnya lengkap,” pungkasnya.
