Antusiasme Warga Disabilitas di Cimahi saat Sosialisasi Pemilu 2024, Akses ke TPS Jadi Sorotan

Ahmad Soleh (32), warga disabilitas yang mengikuti Sosialisasi Pemilu 2024 oleh KPU Jabar di Kota Cimahi.
Ahmad Soleh (32), warga disabilitas yang mengikuti Sosialisasi Pemilu 2024 oleh KPU Jabar di Kota Cimahi. (Foto: Firman Satria/Jabar Ekspres)
0 Komentar

CIMAHI, JABAR EKSPRES – Sosialisasi pemilu serentak 2024 oleh KPU Jabar pada warga disabilitas di Kota Cimahi beberapa waktu lalu, membuat antusias warga disabilitas sangat tinggi dan merasa diperhatikan.

Hal tersebut dikarenakan aspirasi mereka dapat tersampaikan pada KPU secara langsung, khususnya terkait dengan akses menuju tempat pemilihan suara (TPS).

Menurut Ahmad Soleh (32), warga Kampung Ciuyah RT 06 RW 12, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara mengatakan, dengan sosialisasi tersebut bertujuan sangat baik sehingga warga disabilitas dapat lebih paham mekanisme pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga:Menyorot Pengadaan Meja dan Kursi Paripurna Baru DPRD JabarUsai Debat Capres, Demokrat Kabupaten Bandung Optimis Prabowo-Gibran Menangi Pilpres 2024

“Dengan adanya acara ini sangat baik buat saudara kita yang disabilitas. Menambah pengetahuan juga, dan hal-hal yang penting adalah akses yang perlu di perhatikan. Karena susahnya buat disabilitas adalah akses untuk menuju ke TPS,” ucapnya pada awak media, Minggu (17/12) di SLBN A Citeureup Cimahi.

Menurut Ahmad, dengan adanya sosialisasi dari KPU Jabar, warga disabilitas dapat mengutarakan aspirasinya terkait kebutuhan untuk menuju TPS.

“Terkait apa yang kita butuhkan untuk menuju ke TPS biar kita warga disabilitas bisa sama-sama merayakan pemilihan presiden karena mempunyai hak yang sama,” ungkap Ahmad.

Ahmad menuturkan, mayoritas masyarakat masih belum memahami apa yang dibutuhkan oleh disabilitas khususnya dalam rangka menyambut pemilu serentak 2024. Sehingga, perlu ada evaluasi bagi KPU untuk memperhatikan disabilitas di wilayah pelosok.

“Yang harus dievaluasi KPU, akses disabilitas karena banyak disabilitas yang tidak terakomodir di wilayah yang terpencil. Kita harus jemput bola, beragam disabilitas kan ada yang lumpuh total itu harus lebih diperhatikan,” tuturnya.

Ahmad menambahkan, disabilitas pun memiliki hak memilih yang sama dengan masyarakat lainnya, sehingga perlu ditingkatkan kembali kontribusi untuk warga disabilitas.

“Kalau buat disabilitas untuk sekarang Alhamdulillah sudah mulai terasa, tapi harus lebih ditingkatkan lagi, karena kita punya hak yang sama untuk menyalurkan suara,” jelasnya.

Baca Juga:Jadi Beban Berat Guru, Kurikulum Merdeka DievaluasiKronologi Laka Maut Bus Handoyo di Tol Cipali

Saat ditanya terkait informasi seputar pemilu, Ahmad menerangkan, saat ini dengan bantuan teknologi khususnya penggunaan gawai telah mempermudah warga disabilitas.

0 Komentar