Jabar Ekspres – Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitasnya yang tinggi. Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi Yulianto melaporkan, sepanjang Rabu (13/12) pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, gunung berapi aktif di Jawa Tengah itu mengeluarkan guguran lava sebanyak 17 kali dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter.
Guguran lava tersebut mengarah ke Kali Bebeng, yang merupakan salah satu sungai yang mengalir di lereng Gunung Merapi. Sungai Bebeng berhulu di puncak Merapi dan bermuara di Sungai Progo.
Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya Gunung Merapi. Daerah potensi bahaya tersebut meliputi:
Baca Juga:Karena Hal Ini Firli Bahuri Minta Dewas KPK Tunda Sidang EtikBupati Bandung Raih Penghargaan IRH Peringkat Pertama Tingkat Kabupaten/Kota Se-Indonesia
Sektor selatan-barat daya sejauh maksimal 5 kilometer meliputi Sungai Boyong, Sungai Bedog, Sungai Krasak, dan Sungai Bebeng.
Sektor tenggara sejauh maksimal 3 kilometer meliputi Sungai Woro dan Sungai Gendol.
Lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.
