JABAR EKSPRES – Insiden seorang siswi SMAN 3 Kota Bandung yang melompat dari lantai tiga, dikonfirmasi pihak sekolah bahwa penyebabnya bukan karena masalah cinta. Hingga saat ini penyebabnya masih belum diketahui.
Hal tersebut diungkapkan Wakasek Kehumasan SMAN 3 Kota Bandung, Ida Rohayani, saat ditemui awak media di gedung sekolah. Menurutnya, informasi yang mengatakan siswinya melompat lantaran putus cinta adalah tidak benar.
Adapun hingga saat ini, kata Ida, pihaknya tidak sedang mencoba buka ruang dialog dengan siswi tersebut. Dirinya menilai bahwa, justru takut menimbulkan trauma pasca kejadian.
Baca Juga:Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kota Cimahi Prioritaskan PencegahanUU ASN Terbaru Bikin Resah, Presedium KBB Pertanyakan Nasib Pegawai Honorer
Ida memastikan siswinya masih dalam perawatan. Baik fisik maupun psikis. Terlebih, aksi yang dilakukan siswi tersebut mengakibatkan patah tulang di sejumlah bagian badan. Bahkan mesti dilarikan ke rumah sakit.
Hingga saat ini, dia mengaku, pihak sekolah SMAN 3 Bandung belum mengetahui penyebab siswi kelas XI itu melompat dari lantai tiga. Karena berdasarkan laporan yang diterima oleh pihak sekolah, korban sudah tergeletak di bawah.
“Sampai saat ini kami belum tahu, laporannya korban sudah tergeletak di bawah, jadi memang dalam keadaan sepi di lantai 3,” pungkasnya. (zar)
