JABAR EKSPRES – Jelang akhir tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) telah menyelenggarakan Operasi Pasar Murah (OPM) bersubsidi sebanyak lima kali, dengan penyaluran 65,291 paket bahan pokok makanan.
Kepala Disdagin Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, mengatakan bahwa OPM ini telah bekerjasama dengan Bulog Cabang Bandung dan bertujuan untuk menekan laju inflasi di wilayah Kabupaten Bandung.
“Dan dilanjutkan ke kecamatan terakhir di Nagreg dan Kecamatan Pameungpeuk,” katanya.
Baca Juga:Pemprov Jabar Terus Usulkan Tokoh Pahlawan Nasional, Salah Satunya Inggit GarnasihBiaya PPL Siswa SMPN 1 Rancaekek Bandung Ramai Dibicarakan, Ketua Komite Sekolah Klaim Tak Ada Kekisruhan
“Setiap paket menerima subsidi sebesar Rp95.000 dari Pemkab Bandung, sehingga masyarakat hanya perlu membayar Rp76.000, dibandingkan harga normal Bulog sebesar Rp160.000,” jelasnya.
Dicky pun berharap penerima manfaat OPM dapat dipilih dengan tepat, dengan mengandalkan data warga miskin dan miskin ekstrem dari desa.
“Sasaran penerima manfaatnya kami serahkan ke pemerintahan desa, bekerjasama dengan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) untuk pendataan,” pungkasnya.
