JABAR EKSPRES – Kegiatan bank sampah merupakan salah satu bentuk upaya dalam mengelola sampah sehingga dapat menjadi solusi pengelolaan sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga secara lebih efisien dan efektif. Adanya bank sampah ini bertujuan mengurangi sampah yang dihasilkan oleh masyarakat dalam mata rantai siklus sampah anorganik dan organik, sehingga sampah yang di setorkan merupakan sampah yang memiliki nilai ekonomis.
Apresiasi untuk Coca-Cola Europacific Partners Indonesia yang memiliki program pendampingan bank sampah dalam kaitannya program Bogor City Pilot Project. Pelatihan peningkatan kapasitas pengurus bank sampah dalam mengelola administrasi pembukuan bank sampah sangat penting, dari sisi akuntabilitas pengelolaan bank sampah, ujar Wakil Wali Kota Bogor dalam sambutannya membuka pelatihan.
Sebagai bagian dari komitmen This is Forward, rencana aksi keberlanjutan dari grup perusahaan CCEP fokus pada enam bidang sosial dan lingkungan utama dengan dampak signifikan, yakni : iklim, pengemasan, minuman, masyarakat, air serta rantai pasokan. CCEP Indonesia mendukung program Pilot Project Waste Management di Kota Bogor, sebagai bagian dari aksi keberlanjutan perusahaan, ujar Nurlida Fatmikasari , Regional Public Affairs Manager Central Indonesia Region.
Baca Juga:Di Era Digital, SMAN 5 Cimahi Tingkatkan Kesadaran Bahaya Cyberbullying Tolak UMP, 5 Serikat Buruh Bakal Kepung Kantor Bupati Bandung Barat
Pelatihan ini hasil kolaborasi CCEP Indonesia dengan Asosiasi Bank Sampah Seluruh Indonesia (ASOBSI) DPD Kota Bogor yang melakukan pelatihan kepada 21 Bank Sampah Se-Kota Bogor, dimana dihadiri lebih dari 60 peserta yang merupakan pengurus dari bank sampah se-Kota Bogor. Pada pelatihan yang sama, sebagai kolaborasi Nona-Helix, hadir juga sebagai narasumber dari MSIB Kampus Merdeka dan BNI 46 untuk literasi keuangan bank sampah.
