Keren! Siswa SMAN 2 Cimahi Ikut Olimpiade Sains Nasional Dibidang Astronomi dan Kedokteran

JABAR EKSPRES  РDua siswa berbakat dari SMAN 2 Cimahi, meraih prestasi gemilang dalam Olimpiade Sains Nasional. Keberhasilan mereka tidak hanya membuat sekolah kagum, tetapi juga menciptakan inspirasi bagi generasi muda dalam bidang sains

Mata pelajaran sains, sering dianggap sulit, namun bagi mereka, ini menjadi tantangan yang mendorong mereka berpartisipasi dalam olimpiade tingkat Kota hingga Nasional.

Yossie Candra Lorenzo (18) kelas 12 IPA 10, pernah mengikuti lomba OSN (Olimpiade Sains Nasional) di Bogor dari Puspresnas. Ia menjelaskan ketertarikannya pada bidang sains sejak menduduki bangku sekolah dasar.

“Ketertarikan pada bidang sains itu dari SD, pertamanya IPA sama matematika dibandingkan mata pelajaran yang lain. Lalu waktu kelas 5 SD lomba olimpiade sains pertama aku di mata pelajaran IPA, Alhamdulillah aku mewakili sekolah di tingkat Kota Cimahi namun sayangnya hanya sampai tingkat Kota,” ucapnya pada Jabar Ekspres, Kamis (9/11).

Saat menduduki bangku SD, Yossie mulai memilik ketertarikan pada bidang astronomi saat mempelajari tata surya. Dari pelajaran tersebut dirinya memiliki keinginan untuk mempelajari lebih dalam tentang ilmu astronomi.

“Di SD juga saya mulai tertarik ke materi astronomi, waktu itu kelas 4 dan 5 ada pelajaran tentang tata surya karena menurut saya di astronomi banyak misterinya. Saya mulai membaca-baca buku tentang astronomi,” jelasnya.

Saat SMP, Yossie mulai mengikuti olimpiade sains tingkat nasional di pelajaran IPA, namun masih belum lolos dari tingkat Kota karena ada beberapa kendala.

“Waktu SMP ikut olimpiade sains Nasional, pelajaran nya IPA sayangnya gak lolos dan mendapatkan peringkat kelima. Banyak kendala juga karena kegiatan diundur-undur dan bertepatan saat Covid-19,” kata Yossie.

Saat kelas 10, Yossie mencoba untuk mengikuti olimpiade sains di bidang astronomi dan mewakili sekolah sebanyak 5 siswa.

“Alhamdulillah di kelas 10 saya ikut di tingkat kota dan lolos ke tingkat nasional. Namun sayangnya masih belum dapat mendali, dari situ saya belajar dan memperdalam materi. Kelas 11 saya ikut lagi di bidang astronomi, di tingkat kota saya peringkat 1, di tingkat provinsi di tingkat 6, dan yang terakhir bulan Agustus 2023 saya peringkat kedua untuk tingkat provinsi, sayangnya di tingkat nasional masih belum dapat,” terangnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan