CCEP Indonesia Berikan Pelatihan Pengelolaan Sampah di Kota Bogor

JABARESKPRES – Untuk turut andil menjaga lingkungan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) memberikan pelatihan dalam program pengelolaan sampah di Kota Bogor.

Coca-Cola Indonesia atau CCEP Indonesia memberikan pelatihan kepada warga dalam peningkatan kapasitas pengurus bank sampah yang berkolaborasi dengan institusi perguruan tinggi dan komunitas masyarakat.

Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Asep Faisal Rahman mengatakan, samapah di Kota Bogor diproduksi masyarakat mencapai 600 ton per hari.

Keberadaan sampah tersebut terdiri dari organik dan anorganik yang dikelola di 29 unit TPS 3R yang beroperasional di Kota Bogor.

‘’Tempat pengelolaan sampah ini butuh dukungan dari masyarakat untuk dapat kelola dengan cara memilah dari sumbernya,’’ ujar Asep dalam keterangannya.

Asep menilai, keberadaan bank sampah memiliki peran sangat penting agar sampah yang diproduksi bisa dikurangi dan dimanfaatkan.

Selain itu, keberadaan pengurus, instansi akan trus melakukan sosalisasi kepada masyarakat untuk dapat melakukan pengelolaan sampah.

Pada kali ini pelatihan bertujuan untuk kapasitas 25 pengurus bank sampah yang dilaksanakan meliputi tata kelola administrasi bank sampah.

‘’Pelatihan juga menggunakan modul pelatihan yang disampaikan oleh pemagang MSIB Kampus Merdeka,’’ ujar Asep.

Sementara itu, Regional Pubic Affairs Manager CCEP Indonesia, Nurlida Fatmikasari menyampaikan, palatihan diberikan untuk peningkatan kapasitas tata kelola bank sampah oleh para pengurus.

‘’Ini terutama dalam hal administrasi kepengurusan, pengelolaan kegiatan bank sampah, data persampahan dan juga administrasi pembukuan,’’ujar Nurlinda.

Sementara untuk pendampingan para mahasiswa dilibatkan sebagai bentuk dukungan pada program Kampus Merdeka.

‘’Para mahasiswa inni diajak untuk enjadi pendamping di beberapa bank sampah di Kota Bogor untuk pengelolaan sampah yang diinisiasi Coca-cola Indonesia atau CCEP Indonesia,’’ ujarnya.

Nurlinda menuturkan, Para mahasiswa/i MSIB Kampus Merdeka memberikan program pengelolaan sampah agar turut berperan positif dalam menjaga lingkungannya.

Keterlibatan generasi muda khususya dikalangan mahasiswa harus terus diberikan peran sebagai penggerak di tengah masyarakat. Sebab, generasi akan merasakannya di masa depan.

‘’Jadi Program pemagangan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah dan mendapatkan kemampuan, pengetahuan,’’ tutup Nurlinda. (**/yan).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan