Badai Bernard di Spanyol Selatan Tewaskan Dua Orang

Badai Bernard di Spanyol Selatan Tewaskan Dua Orang
Badai Bernard di Spanyol Selatan Tewaskan Dua Orang (Foto: Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badai Bernard telah menghancurkan Spanyol selatan, menyebabkan beberapa kematian, banyak korban luka-luka dan sekitar 2.000 orang meninggal dunia, layanan darurat di wilayah Andalusia.

Badai yang tidak biasa ini, yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mencapai puncaknya pada Minggu malam dan Senin pagi.

Seorang pria tewas ketika sedang mengemudi di provinsi Huelva ketika tanah longsor menyebabkan mobilnya terbalik di jalan.

Baca Juga:Hadiri Acara Paritrana Award, Ma’ruf Amin Instrusikan Pada Seluruh Pihak untuk Dorong Universal Coverage JamsotekHamas Minta PBB Ambil Langkah Terkait Pemadaman Listrik di RS Indonesia Jalur Gaza

Pihak berwenang menduga seorang pria lainnya tewas di kota Cordoba setelah tertimpa lempengan logam yang terlempar dari sebuah bangunan.

Mengutip dari Antara pada Selasa (24/10) bahwa seorang gadis Polandia berusia 16 tahun dirawat di unit perawatan intensif.

Di beberapa tempat, kecepatan angin hingga 100 km/jam telah dilaporkan. Sebuah video menunjukkan bagaimana angin kencang dapat menumbangkan pohon.

Badan Meteorologi Spanyol, Aemet, mengakui bahwa badai tersebut bergerak berbeda dari yang diperkirakan dan sedang berusaha menentukan apakah badai tersebut merupakan badai tropis atau subtropis, meskipun ternyata bukan. Badai ini hanya berlangsung beberapa jam.

Spanyol telah mengalami kondisi cuaca yang tidak biasa selama sebulan terakhir.

Pada awal Oktober, sebagian besar wilayah negara ini mengalami gelombang panas yang belum pernah terjadi sebelumnya yang berlangsung selama beberapa minggu.

Namun mulai minggu lalu, badai dahsyat menghantam. Sebagai contoh, Kamis lalu Madrid mengalami banjir besar setelah badai Aline membawa curah hujan yang memecahkan semua rekor sejak tahun 1860.

0 Komentar