JABAR EKSPRES – Pembangunan Apartemen Rakyat Paldam juga menjadi salah satu siasat yang diambil Pemkot Bandung untuk menghadirkan hunian layak bagi masyarakat. Namun, pembangunan apartemen di Jalan Jakarta itu makin kurang jelas lagi jika dibandingkan dengan Rumah Deret Tamansari.
Bagaimana tidak, apartemen yang bakal dibangun di KPAD Paldam III / Siliwangi itu tak kunjung tampak pembangunannya. Jangankan peletakkan batu pertama, lahannya saja belum disiapkan untuk diratakan ataupun pembangunan fondasi.
Jika dirincikan ada 76 bangunan permanen dan 19 bangunan semi permanen di kawasan yang digusur itu. Sementara jika jumlah KK ada 154 orang. Dari 154 KK itu saat ini ada 111 KK tinggal di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Rancacili. “Waktu itu kami dijanjikan 2 tahun pembangunan Apartemen Paldam bisa tuntas. Sembari menunggu tinggal di Rancacili,” jelasnya pada Jabar Ekspres, Selasa (17/10).
Baca Juga:OPPO Find N3 Flip Resmi Hadir di Indonesia, Smartphone Lipat dengan 3 Kamera Flagship, Kokoh, Stylish, dan Minim Lipatan LayarRumah Deret Tamansari yang Banyak Konflik dan Tak Kunjung Tuntas
Perjalanan Achadiat dan warga korban gusuran Kebonwaru juga sudah cukup panjang. Banyak dinamika yang dialami warga. Mulai dari konflik kepentingan di internal Forum Waktu hingga ketidak pastian wujud kucuran bantuan uang kepada warga sebesar Rp 11,8 juta perbulan dari pihak ketiga. Forum Waktu merupakan Forum Warga Kebonwaru Bersatu.
