Stok Air di Kabupaten Bandung Menipis, Dadang Supriatna: Saat Ini Terus Lakukan Upaya Berikan Air Bersih pada Warga

Meski Stok Debut Air di Kabupaten Bandung Alami Penurunan Mencapai 50 Persen, Bupati Bandung Terus Lakukan Upaya Pemberian Air Bersih. Foto Agi Jabar Ekspres
Meski Stok Debut Air di Kabupaten Bandung Alami Penurunan Mencapai 50 Persen, Bupati Bandung Terus Lakukan Upaya Pemberian Air Bersih. (Foto Agi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengatakan akibat kemarau panjang, saat ini stok air di Kabupaten Bandung alami penurunan debit hingga mencapai 50 persen.

Untuk mengantisipasi penurunan tersebut, pihaknya pun harus mengatur PDAM dengan sistem buka tutup bagi masyarakat.

Bahkan kata Dadang, Pemkab Bandung sudah melakukan pemberian air minum untuk wilayah di Kabupaten Bandung dengan mengirim 600 ribu liter air dan memberikan bantuan toren.

Baca Juga:Akibat Kekeringan dan Kemarau Panjang, Pemerintah Kabupaten Bandung Gelar Salat IstisqaMonyet Liar Serang Anak di Depok, Camat Cipayung: Orang Tua Harus Tetap Waspada

Pihaknya akan tetap melakukan upaya-upaya pemberian air bersih bagi masyarakat yang kekeringan.

Oleh karenanya, ketika nanti sudah masuk pada musim hujan dan musim tanam, dirinya akan serempak menanam pohon guna meminimalisir kekeringan akibat kemarau panjang ini.

“Sehingga kekhawatiran ini tentu beberapa upaya kita akan lakukan. Apabila nanti pada musim hujan, dan musim tanam akan serempak menanam pohon. Berdasarkan Peraturan Bupati yang sudah kita keluarkan no 2 tahun 2023,” pungkasnya

0 Komentar