JABAR EKSPRES – Para pejabat Palestina menuduh militer Israel telah “membantai” 15 keluarga Palestina di Gaza dengan mengebom rumah-rumah mereka.
Kabar tersebut muncul seiring dengan meningkatnya jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di wilayah yang diblokade tersebut menjadi 436 orang.
Di antara korban tewas terdapat 91 anak-anak dan 61 wanita, menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza.
Baca Juga:Israel Diterpa Isu Kegagalan Intelijen dalam Mengupayakan Keamanan Usai Penyerangan HamasLebih Dari 2.000 Orang di Afghanistan Meninggal Usai Gempa Bumi Dahsyat Melanda
Lima warga Palestina juga tewas dalam serangan lain yang menghantam sebuah rumah di kota Khan Younis di selatan Gaza, mereka menambahkan.
Serangan udara lainnya di sebuah rumah di lingkungan al Zaatar di utara Gaza menewaskan empat orang. Tiga orang juga tewas ketika serangan Israel menargetkan sebuah rumah di Deir al Balah di tengah Gaza.
Tentara Israel mengatakan pesawat-pesawatnya terus menggempur Gaza untuk “menghancurkan kemampuan” Hamas.
Sebuah pernyataan militer mengatakan pihaknya menghancurkan beberapa pos komando dalam serangan tersebut, termasuk “aset operasional yang digunakan oleh Hamas” yang terletak di sebuah masjid di Jabaliya.
Sementara itu, kelompok-kelompok Palestina di Gaza menembakkan sejumlah roket ke Israel selatan.
