Ini menjadi penting di mana Teater Keliling ingin terus melanjutkan upaya dalam melestarikan cerita-cerita rakyat Indonesia yang tentunya menjadi identitas terbaik yang dimiliki bangsa ini.
Melalui kreativitas, cerita rakyat akan disajikan dalam konsep pertunjukan modern namun tidak kehilangan sisi tradisionalnya sebagai bentuk bangga terhadap apa yang budaya kita miliki.
“Harapannya tentu para milenial dapat mengenal cerita-cerita rakyat ini sebagai kekayaan yang perlu diceritakan secara turun temurun agar tidak punah keberadaannya dan sekaligus mengingatkan kembali bahwa Indonesia tidak kalah kaya dari negara-negara luar dengan materi cerita rakyat yang klasik dengan ciri khas daerah masing-masing yang begitu unik,” ujar Dolfry Inda Suri.
Baca Juga:Metranet Gandeng Populix Hadirkan Konten Berbasis DataDukung UMKM Go Global, Telkom Bawa UKM Binaan Ikuti China-ASEAN Expo
Teater Keliling berdiri sejak 13 Februari 1974. Selama 49 tahun terus berkeliling dari Sabang sampai Merauke dan 11 negara di dunia dengan mementaskan lebih dari 1600 pertunjukan untuk terus menebarkan nilai-nilai kemanusiaan demi Indonesia yang lebih baik melalui pendidikan karakter dan mental.
Teater Keliling didirikan oleh Ir. Dery Syrna, Rudolf Puspa, Buyung Zasdar dan Paul Pangemanan, dibantu juga oleh tokoh teater lainnya yaitu Jajang C. Noer, Saraswaty Sunindya, Ahmad Hidayat, Willem Patrijawane, Syaeful Anwar dan RW Mulyadi.
Jadwal pertunjukan Teater Keliling “Musikal Calon Arang” yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation sendiri sebagai berikut:
- 15 September 2023 Pukul 19.00 WIB di Gedung Abdian Soelaeman UIN SGD Bandung
- 17 September 2023 Pukul 19.30 WIB di Balai Budaya Rejosari, Desa Rejosari, Dawe, Kudus
- 19 September 2023 Pukul 19.00 WIB di Andhap Asor Komplek Keraton Sumenep Madura
- 21 September 2023 Pukul 19.30 WITA di Baruqa Qollic Pujie FSD UNM Makassar
- 24 September 2023 Pukul 19.30 WITA di Buntu Pune, Toraja Utara
