JABAR EKSPRES – Industri kosmetika dan kesehatan mengalami peningkatan yang positif sebesar 5 persen di tahun 2023 dan di prediksi mencapai 9 persen di tahun 2026.
Trend yang berkembang di pasar dunia adalah penggunaan bahan-bahan baku yang natural yang dapat dipakai rutin setiap hari, tanpa kuatir dengan resiko penimbunan bahan kimiawi berbahaya untuk tubuh, hal ini dapat menjadi peluang bagi Indonesia yang kaya akan natural ingredients.
Krista Exhibitions berkolaborasi dengan Korea International Exhibitions dan Convention Center (KINTEX) menyelenggarakan Indo Beauty Expo 2023, yakni Pameran Internasional ke-13 tentang kosmetik, perawatan kulit, produk wewangian dan rambut, peralatan dan teknologi pengemasan.
Baca Juga:Didominasi Kebakaran Lahan, Damkar Sukaraja Catat 6 Kejadian Selama SeptemberCekcok Gara-Gara Uang Parkir, Suami di Ciamis Bunuh Istri Sirihnya
Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions, Daud D Salim dalam sambutannya mengatakan, Pameran Indo Beauty Expo dan Indohealthcare Expo 2023 tahun ini diikuti oleh 200 perusahaan yang di antaranya 20 UMKM.
“Ini menandakan kenaikan jumlah peserta sekitar 25 persen dari tahun lalu. Peserta pameran pun berasal dari berbagai negara, di antaranya China, India, Indonesia, Korea, Taiwan dan Thailand,” ujar Daud saat membuka acara Konferensi Pers yang digelar secara daring, Senin (18/9).
Daud menjelaskan, Industri kesehatan dan kecantikan ini sangat penting saat ini, kebutuhan kosmetik dan personal care sudah meluas dan tak hanya digunakan oleh wanita, tetapi juga pria dan anak-anak.
“Maka tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan kosmetik semakin tinggi, hal ini mendorong teknologi pembuatan kosmetik semakin baik. Dengan adanya pameran ini juga menjadi ajang para pemain Industri terkait untuk dapat bertemu dengan produsen, supplier, trading, importer dan exporter,” jelas Daud.
Menurutnya, Indo Beauty Expo – K-Beauty Expo Indonesia dan Indohealthcare Expo 2023 hadir sebagai platform terlengkap untuk menjawab permintaan pasar dalam negeri yang cukup besar. “Pameran ini menargetkan 10.000 pengunjung akan hadir dalam 3 hari pameran ini,” ujarnya.
