JABAR EKSPRES – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) masih menjadi sorotan sejak dideklarasikan sebagai bakal calon Wakil Presiden (Cawapres) Anies Baswedan. Kini ia optimis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan partainya bisa bersatu dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
Apalagi, lanjut Cak Imin, PKB dan PKS sudah sering bekerja sama di DPR. Oleh sebab itu, Cak Imin meyakini perbedaan ideologi tidak terlalu penting dalam menjalin kerja sama.
“Perbedaan-perbedaan yang tidak penting, kami songsong masa depan untuk cepatnya terwujud pembangunan yang adil makmur dan sejahtera,” katanya.
Baca Juga:Rocky Gerung Kembali Dimintai Klarifikasi Soal Kasus Dugaan Ujaran kebencian, Tim Penasihat Hukum Pastikan Kliennya KooperatifSoroti Isu Sekolah Bebankan Siswa Sebesar Rp2,8 Juta, Komisi D DPRD Kota Depok: Kalau Sumbangan Tidak Ditentukan Nominalnya
Hal senada disampaikan Presiden PKS, Ahmad Syaikhu bahwa perbedaan basis ideologi partai pendukung Anies justru akan menghindarkan masyarakat dari perpecahan seperti pada Pilpres 2014 dan 2019.
“Koalisi ini tidak ada lagi keterbelahan, keterpecahan di tengah masyarakat, cebong kampret selesai. Sudah kita songsong masa depan ini lebih baik,” katanya.
