Buntut Kebakaran TPA Kopi Luhur, Ribuan Warga Cirebon Mengungsi di Tenda TNI dan Polri

Bakaran Sampah Jadi Penyebab TPA Kopi Luhur Kota Cirebon
Petugas Damkar Kota Cirebon berupaya memadamkan kebakaran di TPA Kopi Luhur Kota Kota Cirebon. (JE/Ayu)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari buka suara soal kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopi Luhur. Seperti diketahui bahwa peristiwa tersebut sontak mengejutkan publik terutama warga Cirebon.

Akibatnya, kata Arief Adhitya, sebagian warga dari 1.500 Kepala Keluarga (KK) terpaksa harus mengungsi karena asap menyusup ke dalam rumah mereka.

“Sampahnya ini kan menggunung di atas bukit. Ketika terbakar asapnya masuk ke dalam rumah. Sebagian warga dari kurang lebih 1.500 KK yang tinggal di situ mengungsi karena memang asap yang tebal ini masuk ke rumah mereka,” jelas Arief melalui sambungan telepon, dikutip JabarEkspres.com dari keterangan resmi pada Senin, 11 September 2023.

Baca Juga:Penyelidikan 4 Jasad Tanpa Kepala di Lampung Terus Dilakukan, Polisi Minta Masyarakat Setempat Kooperatif Segera Lapor Jika Miliki InformasiUngkap Penyebab Kematian 4 Jasad Tanpa Kepala, Polda Lampung Gelar Autopsi Hari Ini

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa warga mengungsi di tenda-tenda yang sebelumnya telah disiapkan oleh pihak TNI dan Polri. Tim BPBD Kota Cirebon kemudian membantu memobilisasi dan mendata para warga yang mengungsi serta membagikan masker.

0 Komentar