Potensi Wisata Astronomi di Observatorium Nasional Timau Amfoang

Potensi Wisata Astronomi di Observatorium Nasional Timau Amfoang
Foto: ANTARA
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan kajian terhadap potensi wisata astronomi untuk mengamati fenomena luar angkasa di Observatorium Nasional Timau, Amfoang, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kajian astronomi budaya di sekitar Observatorium Nasional Timau sangat diperlukan untuk mendukung wisata astronomi yang minim polusi cahaya,” tutur Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa BRIN Thomas Djamaluddin, dikutip dari ANTARA oleh Jabarekspres.com, Jumat, 8 September 2023.

Selain itu, Observatorium Nasional Timau juga memiliki dua teleskop optik kecil berdiameter 50 centimeter, antena Dipole Array 100m x 100m, dan magnetometer.

Baca Juga:Penemuan Tengkorak Ibu dan Anak di Cinere, Keduanya Tidak Pernah Keluar RumahKirim Barang dari Taiwan ke Indonesia Lebih Murah dan Aman dengan IndoExim.id

Kepala Pusat Riset Manuskrip Literatur dan Tradisi Lisan BRIN Sastri Sunarti mengungkapkan bahwa wilayah Amfoang mempunyai tradisi lisan lokal yang bisa dijadikan alat pendukung wisata astronomi. Menurutnya, ilmu astronomi budaya dapat dimanfaatkan sebagai modal pariwisata langit malam.

“Selain matahari, rasi bintang juga digunakan dalam penentuan musim. Ini menjadi pengetahuan yang menjadi budaya atau tradisi lisan yang kuat bagi masyarakat Amfoang,” ucap Sastri.

“Ilmu pengetahuan tersebut diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya secara lisan,” tambahnya.

“Terbenamnya ‘Sua Oni‘ atau Bintang Kejora atau Venus di awal malam digunakan sebagai penandda awal kegiatan panen madu hutan. Itulah saat malam yang sangat gelap,” jelasnya.

0 Komentar