JABAR EKSPRES – Penanggulangan sampah tengah digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Sejumlah upaya telah dilakukan, salah satunya pembuatan tempat pembuangan sampah (TPS) sementara di beberapa titik.
Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan, pemilihan lokasi TPS itu bersifat sementara bukan selamanya. Lantas dia meminta pengertian warga di wilayah Gedebage.
Warga masyarakat juga, kata Ema, diminta memaklumi bahwa saat ini adalah masa kedaruratan dan kalaupun ini sudah normal juga akan kembali seperti semula.
Baca Juga:Tak Ada Habisnya! Razia Pedagang di Cimahi, Gabungan Satpol PP Sita Ribuan Batang Rokok IlegalHarga Beras Meroket, Warga KBB Kesal: Mau Gak Mau Harus Beli
Selain itu, Ema meminta warga Kota Bandung membiasakan memilah dan mengolah sampah mandiri. Pihaknya pun akan memasifkan edukasi dan sosialisasi tersebut.
Diketahui bahwa lahan milik Pemkot Bandung yang berada di sekitar TPS Gedebage, memiliki luas 25 hektar. Lahan tersebut awalnya diperuntukkan sebagai lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).
“Kalau ada lahan (lagi) kita akan manfaatkan sebagai TPS tambahan untuk Kota Bandung,” pintanya.
“Pembuatan lobang juga terus kami lakukan. Bahkan katanya mesin gibrik sudah tiba satu, kita beli 10. Kami akan lihat efektifitasnya seperti apa, pembelian loader juga sudah, ada dua. Supaya proses mendorong sampah itu bisa lebih cepat,” pungkasnya. (zar)
